Doa Rabithah by Izis
25/01/2010 at 15:19 | In cerita | Leave a CommentIni lirik lagu favorit saya kalo lagi mewek… syairnya ngena banget. lagu ini diadaptasi dari doa Rabithah.
*******
Sesungguhnya Engkau tahu
bahwa hati ini telah berpadu
berhimpun dalam naungan cintaMu
bertemu dalam ketaatan
bersatu dalam perjuangan
menegakkan syariat dalam kehidupan
Kuatkanlah ikatannya
kekalkanlah cintanya
tunjukilah jalan-jalannya
terangilah dengan cahayamu
yang tiada pernah padam
Ya Rabbi bimbinglah kami
Lapangkanlah dada kami
dengan karunia iman
dan indahnya tawakal padaMu
hidupkan dengan ma’rifatMu
matikan dalam syahid di jalan Mu
Engkaulah pelindung dan pembela
******
Lagu bisa di download Rabithah-Izis
Be Like A Bee
23/01/2010 at 10:48 | In cerita | Leave a CommentTags: cerita, Inspirasi
Jadilah seperti lebah. Sebuah kalimat pendek yang sarat makna, sebagai motto hidup saya selama ini.
Rasulullah pernah bersabda:
“Perumpamaan orang beriman itu bagaikan lebah. Ia makan yang bersih, mengeluarkan sesuatu yang bersih, hinggap di tempat yang bersih dan tidak merusak atau mematahkan (yang dihinggapinya).” (Ahmad, Al-Hakim, dan Al-Bazzar)
Seorang muslim yang baik adalah orang yang paling banyak memberi manfaat kepada orang lain. Apa yang kita lakukan selalu memberi manfaat dan maslahat bagi manusia lain. Menjadi apapun kita kelak, semoga akan menjadi yang terbaik. Apa pun peran dan fungsinya maka segala yang kita lakukan adalah hal-hal yang membuat orang lain, lingkungannya menjadi bahagia dan sejahtera.
Manajemen hidup dari seekor lebah patut menjadi teladan bagi kita semua, para mukmin yang ingin mencapai sukses dunia dan akhirat.
Ada tiga sifat terbaik lebah yang seharusnya dilakukan oleh seorang mukmin :
1. Hinggap di tempat yang bersih dan menyerap hanya yang bersih untuk mengeluarkan yang bersih.
Lebah hanya hinggap di tempat-tempat pilihan. Dia sangat berbeda dengan lalat yang amat mudah ditemui di tempat sampah, kotoran, dan tempat-tempat yang berbau busuk. Tapi lebah hanya akan mendatangi bunga-bunga atau buah-buahan atau tempat-tempat bersih lainnya yang mengandung bahan madu atau nektar. Karenanya, jika ia mendapatkan amanah dia akan menjaganya dengan sebaik-baiknya. Ia tidak akan melakukan korupsi, pencurian, penyalahgunaan wewenang, manipulasi, penipuan, dan dusta.
Segala yang keluar dari dirinya adalah kebaikan. Begitulah prinsip mencari dan memberi yang terbaik yang seharusnya muslim lakukan. Hatinya jauh dari prasangka buruk, iri, dengki; lidahnya tidak mengeluarkan kata-kata kecuali yang baik; perilakunya tidak menyengsarakan orang lain melainkan justru membahagiakan; hartanya bermanfaat bagi banyak manusia; kalau dia berkuasa atau memegang amanah tertentu, dimanfaatkannya untuk sebesar-besar kemanfaat manusia.
2. Bekerja keras dan tidak berbuat dzalim
Lebah adalah pekerja keras. Ketika muncul pertama kali dari biliknya, lebah pekerja membersihkan bilik sarangnya untuk telur baru dan setelah berumur tiga hari ia memberi makan larva, dengan membawakan serbuk sari madu. Dan begitulah, hari-harinya penuh semangat berkarya dan beramal.
Kerja keras dan semangat pantang mundur dalam upaya menegakkan keadilan, sifat utama dari lebah. Banyak dari kita yang mengaku cinta keadilan, namun kebanyakan tidak suka jika dirinya “dirugikan” dalam upaya penegakkan keadilan.
Lebah juga tidak pernah berbuat dzalim. Lebah tidak pernah merusak atau mematahkan ranting yang dia hinggapi. Begitulah seharusnya seorang mukmin. Dia tidak pernah melakukan perusakan dalam hal apa pun: baik material maupun nonmaterial. Bahkan dia selalu melakukan perbaikan-perbaikan terhadap yang dilakukan orang lain dengan cara-cara yang tepat. Mengubah kezaliman apa pun bentuknya dengan cara berusaha menghentikan kezaliman itu.
Lebah tidak pernah memulai menyerang. Ia hanya akan menyerang manakala merasa terganggu atau terancam. Dan untuk mempertahankan “kehormatan” umat lebah itu, mereka rela mati dengan melepas sengatnya di tubuh pihak yang diserang. Teladan yang harus ditiru oleh muslim sekalian.
3. Disiplin dan tunduk pada satu pimpinan
Lebah selalu hidup dalam koloni besar, tidak pernah menyendiri. Mereka pun bekerja secara kolektif. Ada pembagian tugas yang jelas dan menaati jadwal. Selalu ada waktu-waktu tertentu dalam bekerja. Ketika mereka mendapatkan sumber sari madu, mereka akan memanggil teman-temannya untuk menghisapnya. Demikian pula ketika ada bahaya, seekor lebah akan mengeluarkan feromon (suatu zat kimia yang dikeluarkan oleh binatang tertentu untuk memberi isyarat tertentu) untuk mengudang teman-temannya agar membantu dirinya.
Sukses bukanlah Tujuan
23/01/2010 at 10:18 | In Inspirasi | 3 CommentsTags: Inspirasi, sukses
Menurut Jennie S Bev dalam bukunya “Rahasia Sukses Terbesar” disebutkan bahwa Success is a mindset.
It is not a journey, nor a destination. It is already within you.
Sukses sudah ada dalam diri kita sendiri, tinggal dibangunkan saja dari tidurnya. Jadi kata kuncinya BANGUNKAN. Selama ini, sebagian besar dari kita sering salah kaprah dalam mendefinisikan sukses sehingga menghalangi kita dalam menemukan “Sukses” di dalam kehidupan.
Sukses selalu berdiri sendiri. Ia bersifat internal. Sukses dapat kita jumpai saat ini dalam diri kita, di dalam hati kita lengkap dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Namun kita sering mendefinisikan sukses hanya pada pendekatan materi dan kedudukan tinggi.
Dalam meraih sukses tiap harinya kita harus mempunyai pemacu motivasi sukses yang mungkin sederhana namun efektif.
Sebagai dasarnya adalah kita hanya perlu satu alasan untuk sukses diantara seribu alasan untuk tidak sukses.
Mari bangunkan KESUKSESAN kita.
Ratu Lebah By Ran
22/01/2010 at 17:56 | In cerita | Leave a CommentTags: lagu, lirik
Lirik Lagu Ran – Ratu Lebah
Kasihku kau telah membuatku
Berangan jauh ke awan
Ku terbang karena terpesona
Olehmu yang cantik rupawan
Walaupun cintaku ini tak semanis madu
Tapi hati ini ‘kan selalu jadi milikmu
Bila engkau ratu lebahku
Akankah ku jadi rajamu
‘Kan kujaga cinta kita berdua
Untukmu selalu
Bila suatu hari nanti
Berdua kita ‘kan pergi
Kan ku ajak kau terbang
Untuk menyambut mentari
Ku ingin kau menjadi milikku selalu
Ku dekap dirimu dekat dengan hatiku
Dan takkan ku lepas sayang
Kau bagaikan sinar mentari
Bersinar di pagi hari
Terus berlari-lari
Kan ku kejar dirimu sayang
Kepakanlah sayapmu
Terbanglah tinggi dan bawalah hati ini bersamamu
Bila kau akan terbang pergi jauh ku bersamamu
**************************************************
Lagu bisa di download di Ratu Lebah – Ran
Sang Ratu Lebah
22/01/2010 at 17:41 | In cerita | Leave a CommentTags: hikmah
Mengapa Lebah?
hmmm…saya menyukai lebah sabagai filosofi hidup saya ” Be Like a Bee”. Saya ingin seperti lebah yang bisa memberikan madu dari sari-sari ‘kehidupan’ yang saya hisap. An-nahl, begitu nama yang diberikan Al-quran untuk hewan penyengat ini.
Surat ke-16 dalam Al-quran adalah An Nahl yang berarti lebah.
”Dan Tuhanmu mengilhamkan kepada lebah: Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibuat manusia.” (An-nahl : 68)
Lebah memang spesial,,,makhluk Allah ini memberikan manfaat dan kenikmatan yang besar pada manusia dan alam. Ayat berikutnya menjelaskan bahwa lebah menghasilkan madu yang sangat bermanfaat.
”… Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.” (QS An Nahl:69).
Kemukjizatan madu sebagaimana disampaikan Alquran telah terbukti secara ilmiah. Dan saya ingin memberikan madu (baca : manfaat) kepada setiap makhluk, karena sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi yang lain.
Mengapa Ratu Lebah?
Fakta menyebutkan disetiap sarang lebah, hanya akan terdapat satu ratu lebah diantara koloni lebah yang jumlahnya mencapai 80,000 ekor. Secara genetik, sang ratu bertanggung jawab untuk mengkontribusikan karakteristiknya pada lebah lainnya yang terdapat di sarang. Ratu Lebah adalah pemimpin,,,itu adalah mimpi saya. saya ingin menjadi pemimpin yang bijaksana, yang dapat mengkontribusikan karakter-karakter terpuji pada orang lain.
Akulah Sang Ratu Lebah….
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.

