Hal yang paling saya sukai adalah menceritakan cita-cita dan harapan. Bercerita tentang masa depan menjadi slah satu penyemangat menggapai mimpi dalam hidup saya. Bukan saya ingin pamer atau terlalu idealis terhadap harapan saya, namun saya berharap setiap orang yang mendengar atau membaca cerita tentang harapan saya, mereka akan mengamini dan malaikat pun ikut mengamininya. Saya percaya bahwa harapan adalah doa, dan apabila doa diamini niscaya Allah akan mengabulkan doa itu.
Harapan utama saya adalah menjadi orang yang paling bermanfaat bagi orang lain. Bagi saya kalimat ini terlalu klise dan umum, tidak jelas dan spesifik. Kata Mario Teguh, kita harus menuliskan apa yang menjadi harapan kita dengan jelas agar Tuhan pun mengabulkan apa yang menjadi harapan kita dengan tepat dan jelas.
Cita-cita saya adalah menjadi “expert” di bidang yang saya tekuni. Karena sekarang saya mengambil jurusan Ilmu Komputer, maka saya ingin menjadi programmer handal yang dapat membuat berbagai aplikasi bermanfaat memudahkan pekerjaan manusia. Selain itu saya juga sangat ingin membagi ilmu yang saya miliki kepada orang lain. Untuk itu saya juga ingin menjadi seorang dosen atau peneliti. Saya berharap ilmu saya bermanfaat bagi orang lain, karena salah satu amalan yang tak pernah putus adalah ilmu yang bermanfaat. Untuk mewujudkan itu saya sangat ingin melanjutkan belajar di luar negeri atau beasiswa S2 dalam negeri.
Keinginan menjadi dosen adalah suatu harapan besar bagi saya. Saya ingin tinggal di Yogyakarta, kota impian saya, dan saya ingin menjadi dosen di sana. Keinginan ini didukung oleh cita-cita saya merawat orang tua di hari tua mereka. Selain itu saya ingin menjadi penggerak masyarakat daerah saya yang masih sangat jauh tertinggal untuk maju dan mandiri. Adalah sebuah cita-cita besar saya dapat mendirikan LSM penggerak masyarakat miskin pedesaan untuk mandiri dan berketrampilan.
Harapan lain saya untuk menjadi orang yang paling bermanfaat adalah dapat mendirikan yayasan atau panti bagi anak-anak jalanan dan anak-anak terlantar. Suatu hal miris jika saya melihat anak-anak yang masih kecil yang dieksploitasi untuk bekerja. Waktu belajar mereka terbuang untuk bekerja di jalanan.
Itulah harapan-harapan hidup saya yang menjadi mimpi yang selalu menyemangati gerak langkah saya untuk mencapainya. Saya selalu berdoa Allah akan mengabulkan harapan saya, agar saya bisa menebar kebaikan-Nya kepada orang lain. Semoga akan semakin banyak orang yang ikut mengamini doa saya setelah membaca artikel ini. Amin
Amin.
Makasih…
Amin..ajak-ajak juga ya..
Ga usah ngoyo isi blog tiap bulan kalo ga sanggup,ntar mabok..k0men d blog gw biar gw ingat buat gw bikin link-nya..
Emang Aa’dun baik banget..
ga ngoyo lah…emang kamu yang CAPER…haghag…
udah aku komen tuh di blogmu
sialan…
Saya suka dengan cara anda.., inspiratif