Ratu Lebah

'my journey is my honey'

IPB TRULY INDONESIA…(PART 1 MENDULANG INTAN DI DALAM LUMPUR) 17/02/2010

Filed under: cerita — Rina @ 15:57

Bersyukur saya dapat belajar dan menimba ilmu di sebuah institut dari para ilmuwan ternama di negeri ini. Institut Pertanian Bogor (IPB) sebuah institute yang melahirkan orang-orang berpengaruh di negeri ini. Tahukah anda bagaimana IPB dapat melahirkan bibit-bibit unggul yang tersohor di dalam negeri bahkan di luar negeri?

Satu hal yang saya tahu dan sangat saya kagumi dari IPB dalam melakukan penjaringan mahasiswa baru. IPB menjaring mahasiswa baru melalui USMI (dulu PMDK) sebanyak 75% dari kuota mahasiswa, dan sisanya lewat SPMB (sekarang SNMPTN) dan BUD (Beasiswa Utusan Daerah).

Mengapa IPB menerapkan penjaringan terbanyak pada USMI? Apakah karena jurusan-jurusan di IPB kurang diminati? Bukan hal itu yang menjadi dasarnya. Saya pernah membaca buku Prof Andi Hakim Nasution, semoga Allah memberkahinya selalu, salah satu alasannya adalah IPB ingin mendulang intan dalam lumpur.

Dengan menerima mahasiswa baru melalui SPMB, suatu perguruan tinggi (PT) mendapatkan mahasiswa baru dengan prestasi belajar yang diukur sekejap. Tidak tercatat apakah calon yang diterima senang akan bidang ilmunya dan apakah ia juga dapat mengembangkan pemikirannya, karena yang ditanya dari ujian pilihan ganda hanya pengetahuan pada tingkat penguasaan yang terendah.

Sedangkan melalui penelusuran minat (USMI) dapat dilihat ketekunan belajar calon mahasiswa dari data prestasi akademik longitudinal selama tiga tahun. Apalagi jika dilengkapi dengan prestasi ekstrakurikuler yang pernah diraih, maka selain keterangan mengenai kecerdasan juga akan terkumpul keterangan tentang ketekunan bekerja serta kreativitas.

IPB menjaring mahasiswa dari seluruh pelosok Indonesia. Mereka dikumpulkan di lembah intelektual (IPB) dan ditempa selama satu tahun dalam Tingkat Persiapan Bersama(TPB) dengan tinggal di asrama.

Dari pengalaman tak terlupa yang saya lalui, kami berbaur di asrama dengan teman dari seluruh Indonesia. Kita tinggal selama satu tahun dengan pembagian kamar yang merata. Satu kamar terdiri atas empat orang yang berasal dari daerah yang berbeda. Waktu di asrama saya satu kamar dengan orang pekalongan, Jakarta, dan Bogor. Di IPB saya juga mengenal teman dari berbagai suku bangsa dengan karakter dan budaya yang unik masing-masing.

Setiap daerah mempunyai suatu organisasi mahasiswa daerah (OMDA) masing-masing. Mereka sering menampilkan keseniannya dalam GENUS (Gebyar Nusantara), Food Fair untuk makanan khasnya. Hmm…IPB memang truly Indonesia….

 

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.